Ciri Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi Dan Pencegahannya

Rabu, 14 Maret 2018 | Kesehatan
Ciri Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi Dan Pencegahannya - Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah. Perlu dicatat bahwa tekanan darah manusia yang normal dan ideal adalah di bawah dari 120/80 sementara 140/90 masih bisa dianggap sebagai tekanan yang aman.

Bagaimana Anda mengetahui tekanan darah?? Dengan sphygmomanometer, dapat dianalisa seberapa tinggi tekanan darah yang di miliki. Biasanya, semakin rendah tekanan darah, maka tentunya adalah kabar yang baik untuk mereka, akan tetapi jika dibarengi dengan gejala seperti pusing, mual, pingsan dan dehidrasi, maka tekanan darah rendah bisa juga menjadi kabar yang tidak mengenakan.


Penyebab hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat. Berikut ini adalah faktor-faktor pemicu yang diduga dapat memengaruhi peningkatan risiko hipertensi.

  • Berusia di atas 65 tahun.
  • Mengonsumsi banyak garam.
  • Kelebihan berat badan.
  • Memiliki keluarga dengan hipertensi.
  • Kurang makan buah dan sayuran.
  • Jarang berolahraga.
  • Minum terlalu banyak kopi (atau minuman lain yang mengandung kafein).
  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.


Risiko mengidap hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga bisa membantu diagnosis pada tahap awal. Diagnosis hipertensi sedini mungkin akan meningkatkan kemungkinan untuk menurunkan tekanan darah ke taraf normal. Hal ini bisa dilakukan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat tanpa perlu mengonsumsi obat.Kembali pada hipertensi yang kerap terabaikan, kondisi ini sangatlah berkontribusi pada kerusakan serius pada organ tubuh yang mampu memicu terjadinya serangan jantung dan stroke jika dibiarkan tanpa perawatan. Di sinilah peran penting dokter untuk memastikan seberapa membahayakannya kondisi kesehatan Anda serta pantangan yang wajib Anda hindari untuk memastikan tekanan darah tetap terkontrol.

Bagaimanakah kondisi yang perlu diperhatikan jika terkait hiperteni??

Ketika tubuh sudah mulai menunjukan beberapa gejala seperti sakit kepala berat, kelelahan atau kebingungan, gangguan pengelihatan dan rasa sakit di dada, detak jantung yang tidak biasa, sakit di bagian leher dan telinga, beberapa kasus seperti darah di urine, maka tidak ada pilihan yang lebih baik kecuali meminta pertolongan medis. Pembiaran terhadap gejala-gejala hipertensi yang muncul  sehingga tidakan yang diambil menjadi terlambatakan berakibat fatal. Ditakutkan terjadi komplikasi atau menjadi penyebab penyakit kronis lain, yang membahayakan kesehatan dan bahkan bisa menyebabkan kematian, seperti serangan jantung atau stroke.

Cara perawatan dan pencegahan penyakit hipertensi


Perubahan gaya hidup untuk menurunkan tekanan darah bisa terlihat dampaknya dalam beberapa minggu. Langkah ini dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana seperti:

  • Mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak, dan seimbang. Misalnya, nasi merah, buah, serta sayur.
  • Mengurangi konsumsi garam hingga kurang dari satu sendok teh per hari.
  • Aktif berolahraga. Aktif secara fisik adalah hal paling penting yang bisa Anda lakukan untuk mencegah atau mengendalikan hipertensi.
  • Menurunkan berat badan.
  • Berhenti merokok. Merokok akan meningkatkan peluang Anda menderita penyakit jantung dan paru-paru secara drastis.
  • Menghindari atau mengurangi konsumsi minuman keras.
  • Mengurangi konsumsi minuman kaya kafein, seperti kopi, teh, atau cola.
  • Melakukan terapi relaksasi, misalnya yoga atau meditasi untuk mengendalikan stres.


Disiplin tinggi dalam menerapkan gaya hidup sehat akan memberikan dampak positif yang signifikan pada tekanan darah Anda. Beberapa penderita bahkan menjadi tidak perlu mengonsumsi obat-obatan karena berhasil menerapkan perubahan gaya hidup untuk menormalkan tekanan darah.
Penggunaan Obat-obatan.

Ref : https://www.nutrinext.co.id/hipertensi

Kesehatan, Hipertensi

  • Jenis-Jenis Penyakit Kanker Serta Pencegahan

    Jenis-Jenis Penyakit Kanker Serta Pencegahan

    Penyakit kanker
    penyakit kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia.Di indonesia, penyakit kanker juga cukup tinggi, bahkan cenderung meningkat tiap tahun, penting bagi anda untuk mengetahui jenis-jenis kanker…

  • Penyebab Benjolan dan Gejala Pada Leher

    Penyebab Benjolan dan Gejala Pada Leher

    Penyebab benjolan pada leher
    kelenjar getah bening yang membengkak adalah penyebab paling umum dari benjolan di leher.Kelenjar getah bening mengandung sel-sel yang membantu tubuh anda melawan infeksi dan menyerang sel-sel…

  • Macam-Macam vitamin B dan Manfaatnya

    Macam-Macam vitamin B dan Manfaatnya

    vitamin B peran yang sangat penting bagi tubuh.Zat ini juga bisa membantu pertumbuhan, perkembangan serta fungsi tubuh lainnya.Mengingat manfaat vitamin B bagi tubuh, maka anda harus selalu menyertakan zat ini…

  • Pilihan Makanan Pada Pengidap Rematik Asam Urat

    Pilihan Makanan Pada Pengidap Rematik Asam Urat

    panduan konsumsi makanan
    rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu untuk mengurangi risiko terkena radang sendi karena penumpukan purin.
    anda perlu membatasi konsumsi makanan serta minuman…

  • Penanganan bagi penderita microcephaly

    Penanganan bagi penderita microcephaly

    Microcephaly merupakan kondisi ketidak normalan sistem saraf yang menyebabkan ukuran dari kepala bayi jauh lebih kecil dari ukuran normal kepala bayi berusia dan jenis kelamin yang sama.